Horizone Redefined

Lets Change Everything To Be Better And Better

  • My Smile

    My Smile
  • Kategori

  • Klik tertinggi

    • Tidak ada

Temen Sedari Kecil

Ditulis oleh AaZocco MinDeL di/pada Desember 14, 2007

Bingung juga pengen cerita dari mana. Tapi saya jadi teringat dengan kawan-kawan saya sedari SD yang alhamdulillah sampe sekarang masih sering ketemu dan silaturahmi. Masih saling peduli dan menyayangi. Masih saling berbagi dan mendoakan. Walaupun tidak semuanya hanya beberapa saja.

Kalau membicarakan kawan-kawan, yang paling saya utamakan adalah membahas seorang kawan saya yang unik… Daroes atau lengkapnya Darusmaya Rustiadi (bukan nama sebenarnya dan juga bukan nama samaran) . Saya tidak bisa menilai pribadi Daroes ini waktu kecil karena saya juga tidak memperhatikan kelakuannya semasa kanak-kanak… walaupun harus saya akui dengan berat hati jika kekanakannya itu masih terbawa sampe sekarang…. mulai dari senyum-senyum sendiri, melakukan gerakan tiba-tiba seperta gaya superman yang mau terbang… atau juga sisi dirinya yang ekspresif… sebagaimana ketika dia bermain game Championship Manager atau Football Manager… dengan teriakan ketegangan ketika tim yang diasuhnya hampir kebobolan atau juga saat akan mencetak gol, juga makiannya saat kebobolan atau malah timnya gagal memanfaatkan peluang menjadi gol…. padahal dia bermain sendiri tapi seperti di tengah stadion… hutan banget….. aaauuuuwwoooooooo…. (Jalmowono)

Masih mengenai Daroes. Satu hal yang saya suka dari dia adalah keteguhannya dalam pendiriannya sendiri. Setidaknya ada 3 prinsip yang selalu dia katakan kepada saya.

  1. No Free Sex (karena selama ini dia selalu membayar setelah *Cencored*)
  2. Jangan terlalu memikirkan pandangan miring orang lain… katanya: Pandangan orang boleh beda.. yang penting minumnya teh botol sosro
  3. Jika prinsip yang ada sudah tidak sesuai dengan tuntutan jaman… segera ganti prinsip

Berpetualang tampaknya memang sudah menjadi hobi bagi kawan saya yang satu ini. Dalam hal bekerja, dia selalu terdampar ke banyak kota seperti samarinda, potianak, batam, hingga ke pelosok negeri seperti wamena, fak-fak dan mungkin juga jeneponto hingga akhirnya sekarang mendarat di cimahi bandung. Jika dilihat dari sejarah percintaannya pun dia suka berkelana dimulai gadis teman sekelas, kemudian gadis dari kuningan, pekalongan, batang, demak, ciamis, pasar kembang, sunan kuning, doli, saritem dan mungkin banyak lagi serta beragam etnis mulai jawa, sunda, madura, batak. china, dayak dan banyak lagi yang lainnya.

Tapi memang walau bagaimanapun dia tetap memiliki sisi positif… (atau biar saya lebih ikhlas menyebutnya dengan sisi yang tidak terlalu negatif). Sebagai mahasiswa dia termasuk pribadi yang suka menabung terutama uang receh pecahan 100 dan 500. Cukup masukkan ke dalam kardus bekas Milo. Hanya dalam waktu 3 bulan recehnya tersebut bisa mencapa 300 ribu (lebih baik ditabung daripada diberikan kepada pengamen atau pengemis…. saya setuju seklai nih). Titik kebaikan hatinya terlihat ketika saya datang berkunjung ke kamar kostnya. Karena jarang bertemu meskipun sama-sama kuliah di yogya (frekuensi pertemuan saya dengan Daroes termasuk jarang karena 1 Bulan hanya 3X bertemu… meskipun harus diakui… dalam setiap pertemuan saya biasa menginap di tempatnya selama 5 hari… pulang ke kost hanya untuk kuliah dosen killer…. :) ). Sebagai kawan dia selalu mempersilahkan saya untuk makan sepuasnya. Menu favorit kala itu adalah Indomie dengan memesan di warung burjo depan kostnya Daroes. Yaaaah akhirnya saya nikmati saja perjamuan itu…. ujung-ujungnya tabungan di kardus Milo yang dikumpulkan menyusut hingga tersisa sekitaran 10 ribu… heheheheheh…. (lebih baik ketimbang dikasihkan ke pengamen ato pengemis….. x-*…

Kelebihan lainnya adalah dia selalu ontime dalam hal kuliah dan senang berbagi. Setiap saya menginap di kostnya, dia selalu minta dibangunkan 1 jam lebih cepat sebelum jam masuk kuliah. Jika jadwal kuliah jam 10 maka dia minta dibangunkan jam 9. Sisi positif dia yang memukau karena senang berbagi adalah ketika pada waktu yang sama saya juga harus kuliah… maka dia dengan senang hati meminjamkan motornya untuk saya pake kuliah karena kampus saya berjarak sekitaran 14 KM dari tempat kos Daroes. Sambil memberikan kunci motornya kepada saya dia pun mengirim SMS ke kawannya yang satu kelas: “Tolong absenkan saya ya, motor saya dibawa temen saya kuliah, kasian kampusnya jauh…” dan kemudian….. telaaaaaap…. bermimpi….. keren banget kan kawan saya ini…. heheheheh

To Be Continued

Ditulis dalam Temen-Temen | Leave a Comment »